Jumat, 06 November 2020

Perkenalan Saya

 Tayan Hilir, 6 november 2020

Assalamualaikum...


Perkenalkan nama saya Isra Rattu Tayani, biasa dipanggail Isra atau Ratu, saya lahir dan dibesarkan di Tayan Hilir, saya lahir pada tanggal 10 Oktober 2001, umur saya sekarang 19 tahun.
Saya anak kedua dari dua bersaudara, sekolah pertama saya di Taman Kanak-Kanak AL-HIKMAH Tayan, sesudah TK saya lanjut di SDN 03 Tayan, dan sekolah menengahnya di Madrasah Tsanawiyah AL-HIKMAH Tayan Hilir, dan menengah keatas itu di Madrasah Aliyah Swasta Tayan Hilir. Di MTS dan MAS saya mulai belajar agama, sewaktu saya SD saya kepingin masuk MIS tapi itu jauh dari rumah saya.
Setelah  mengeyap pendidikan selama 12 tahun dan saya lulus MAS, saya melanjutkan pendidikan jenjang perkuliahan, yaitu di Institut Agama Islam Negeri Pontianak, dan sekarang saya sudah resmi menjadi mahasiswa IAIN Pontianak.
Mungkin ini saja yang bisa saya tulis dalam perkenalan diri saya, kurang lebihnya saya mohon maaf, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Aku dan Tempat Tinggalku

 Aku dan Kampung Halaman

 Tayan Hilir, jum'at 6 november 2020

Aku dan Kampung Halaman


Assalamualikum...

Perkenalkan nama saya Isra Rattu Tayani, saya lahir di Tayan pada 10 oktober 2001, umur saya 19 tahun, saya anak bungsu dari dua bersaudara, saya dilahirkan dan dibesarkan di Tayan Hilir kecamatan yang sangat indah dan sejuk saat dilihat, saya tinggal bersama mama, abah, dan abang saya dirumah yang sederhana tapi hangat atas pelukan keluarga. Dirumah ini saya di besarkan, didik dan dibentuk menjadi anak yang selalu berbakti kepada kedua orang tua saya dan selalu mengedepankan sopan santu kepada orang yang lebih tua dan muda. Dan dirumah ini saya diajarkan disiplin serta harus bisa memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin.

Perkenalkan ini adalah kampung halamanku yang bernama Tayan Hilir, sebenarnya hanya saya seja menjadi orang Tayan Hilir, kedua orang tua saya dan abang saya adalah orang sanggau, karena tugas abah saya di Tayan Hilir maka lahirlah saya di Tayan Hilir. Ditayan dulu pernah terjadi yang namanya peran yaitu perang "Dayak Madura" tapi karena saya belum lahir jadi saya tidak tahu bagaimana perang itu bisa terjadi, jadi saya hanya tau cerita dari orang tua saya, rumah saya sekarang dekat keraton paku negara tayan dan masjid keraton yaitu masjid darussalam, Tayan sudah semakin maju dengan adanya jembatan tayan ini, itu adalah objek wisata ternama ditayan, setelah jembatan itu jadi semakin banyak tempat wisata ditayan ada pasir panjang, pasir panjang itu terjadi saat musim kemarau saja, kalau musim hujan tidaki ada, ada danau laet dan ada danau belibis. Sekarang dijembatan tayan sudah ada taman jadi semakin banyak wisatawan dari berbagai daerah yang datang.

Dikampung ini saya menghabiskan masa kecil saya dengan bermain bersama teman-teman saya, saya masih ingat zaman kecil saya, dulu saya sering main rumah-rumahan, main tabak, petak umpet kalau didalam bahasa daerah saya itu tapok pipit, main kelereng, berenang dikapuas dan masih banyak. sekarang teman-teman saya sudah besar dan sedang menggali jati dirinya jadi kami jarang bertemu dan berbincang. Sebenanya tempat tinggal saya bukan didekat keraton dulu saya tinggal di rumah dinas sekolah. Dulu pada saat saya masih kecil saya itu sanggat suka menangis itu waktu saya TK saya takut ditinggal karena teman saya sekelas itu hanya 4 cewek itu adalah sahabat saya sampai sekarang, mereka dulu jarang masuk makanya saya sering menangis.



puasa

Minggu,24 juli 2022 PUASA Nama      : Isra Rattu Tayani Nim          : 12001235 Kelas       : 4D PAI Makul      : Media Pembelajaran Dosen P...